Kategori
Produk
Coverage
Layanan menjangkau seluruh Indonesia dengan koordinasi supply terpusat dari basis operasional kami.
Lead Time
Koordinasi stok, delivery, dan metode kerja disesuaikan dengan jadwal proyek.
Bentuk Produk Spun Pile (PC / PHC)
Tiang pancang spun pile memiliki penampang lingkaran berongga dengan spiral tulangan prategang di sekeliling dinding. Setiap segmen tiang dilengkapi joint plate di kedua ujungnya untuk sambungan antar segmen, serta pencil shoe di ujung bawah untuk penetrasi tanah.
PILE SECTION
CORE
MIDDLE / UPPER PILE
BOTTOM / SINGLE PILE
Standar Produksi
Diameter Tersedia
Kelas Tersedia
Tipe Sepatu Tiang
Apa Itu Spun Pile?
Spun pile adalah tiang pancang beton prategang berbentuk silinder berongga yang diproduksi dengan metode sentrifugal berkecepatan tinggi. Beton dimasukkan ke dalam cetakan baja silinder lalu diputar sehingga campuran menjadi sangat padat, permukaan lebih halus, dan kekuatan tekan tercapai lebih tinggi dibanding elemen beton precast biasa.
Karena proses spinning membuang kelebihan air ke arah rongga tengah, rasio air-semen efektif menjadi lebih rendah. Hasilnya adalah beton yang lebih kedap air, lebih tahan terhadap penetrasi ion klorida, dan memiliki durabilitas yang sangat baik untuk proyek pondasi jangka panjang.
Material
Beton kuat tekan tinggi untuk kelas PC spun pile dan beton fc' lebih tinggi untuk kelas PHC, dikombinasikan dengan baja prategang tegangan tinggi.
Bentuk Penampang
Silinder berongga (hollow core) di bagian tengah sehingga rasio kekuatan terhadap berat lebih efisien dan memudahkan handling dibanding elemen padat.
Metode Produksi
Centrifugal spinning dan steam curing membuat beton lebih padat, lebih cepat mencapai strength target, dan lebih konsisten mutunya dari batch ke batch.
Rentang Ukuran
Diameter tersedia dari 300 mm sampai 1200 mm untuk berbagai skala pekerjaan: gudang, gedung tinggi, jembatan, dermaga, hingga infrastruktur berat.
Mengapa Spun Pile Sering Dipilih dalam Konstruksi?
Kapasitas Beban Tinggi
Prestressing membuat spun pile mampu menahan beban aksial dan lateral yang jauh lebih besar dibanding tiang beton konvensional.
Tahan Korosi dan Lingkungan Agresif
Densitas beton yang tinggi membuat spun pile lebih tahan terhadap air tanah, area rawa, pasang-surut, dan lingkungan pesisir.
Pekerjaan Site Lebih Cepat
Karena produk sudah dicetak di pabrik, tiang dapat langsung dikirim dan dipancang tanpa menunggu curing beton di lokasi proyek.
Kualitas Lebih Konsisten
Produksi pabrik memungkinkan kontrol bahan, dimensi, kuat tekan, prestress, dan finishing jauh lebih stabil dibanding pengecoran lapangan.
Perbedaan PC Spun Pile dan PHC Spun Pile
Kedua tipe diproduksi dengan cara yang sama (metode sentrifugal), namun berbeda pada mutu beton dan kapasitas strukturalnya. Pilihan tipe bergantung pada intensitas beban aksial dan kedalaman tanah keras.
PC Spun Pile
PHC Spun Pile
Rahasia Kekuatan Spun Pile: Prestressing dan Spiral Reinforcement
Kekuatan spun pile tidak hanya berasal dari mutu betonnya, tetapi dari kombinasi antara prategang (prestressing), spiral reinforcement, dan bentuk penampang silinder berongga yang efisien.
Prestressing
Sebelum beton dituangkan, baja prategang ditarik hingga tegangan tertentu. Setelah beton mengeras, gaya tarik dilepas dan menciptakan gaya tekan internal pada beton.
Efeknya, spun pile memiliki ketahanan lentur lebih tinggi dan tidak mudah retak saat menerima pukulan hammer atau gaya tekan saat jacking.
Spiral Reinforcement
Tulangan spiral memberi confinement yang baik pada inti beton sehingga perilaku terhadap beban tekan ekstrem, impact load, dan tegangan melingkar menjadi lebih stabil.
Ini sangat penting pada tiang dengan panjang besar atau pada proyek yang menuntut driving resistance tinggi.
Hollow Section Efficiency
Bentuk silinder berongga membuat distribusi material lebih efektif pada area yang bekerja menahan tegangan, sehingga rasio kekakuan terhadap berat menjadi tinggi.
Secara praktis, ini membantu efisiensi handling, lifting, pengiriman, dan driving di lapangan.
Panduan Memilih Kelas Spun Pile
Kelas tiang ditentukan berdasarkan kebutuhan bending moment (momen lentur). Semakin tinggi kelas, semakin kuat terhadap gaya lateral. Kelas A1 adalah standar minimum; kelas B dan C digunakan untuk beban lateral atau kedalaman pancang yang lebih besar.
| Kelas | Karakteristik Bending Moment | Kondisi Penggunaan |
|---|---|---|
| A1 | Paling rendah dalam kelas A | Tanah yang relatif seragam, beban dominan aksial, tidak ada efek seismik signifikan |
| A2 | Menengah | Tanah dengan variasi lapisan, beban lateral dari angin atau peralatan |
| A3 | Lebih tinggi dari A2 | Tanah lunak dalam, tiang pancang panjang (> 16 m), gaya lateral lebih besar |
| B | Tinggi | Zona seismik tinggi, dermaga, jembatan, tiang sangat panjang, tanah ekspansif |
| C | Tertinggi | Beban lateral ekstrem, pelabuhan besar, konstruksi di laut, zona gempa tinggi |
Metode Pemancangan
Metode pemancangan spun pile harus disesuaikan dengan hasil soil investigation, target kedalaman, batas kebisingan, jarak terhadap bangunan eksisting, dan target produktivitas harian di lapangan.
🔨 Drop / Diesel Hammer
Metode paling umum untuk tanah sedang hingga keras. Produktif dan ekonomis, namun kebisingan dan getarannya tinggi sehingga kurang ideal di area sensitif.
⚙️ Hydraulic Hammer
Energi pukul lebih terkontrol dan akurat. Cocok untuk proyek dengan kebutuhan monitoring driving resistance yang lebih baik.
🏙️ Hydraulic Jack-In
Metode tekan tanpa pukulan sehingga hampir tanpa getaran dan lebih senyap. Ideal untuk kawasan padat, proyek renovasi, atau dekat bangunan yang tidak boleh terganggu.
🛠️ Preboring / Assist Method
Digunakan bila lapisan atas sangat keras atau untuk membantu menjaga alignment. Metode ini bukan pengganti driving, tetapi alat bantu agar tiang masuk sesuai garis rencana.
Saran teknis
Untuk tanah keras dan area terbuka, hammer driving biasanya paling efektif. Untuk area perkotaan padat atau dekat struktur eksisting, hydraulic jack-in lebih aman. Pemilihan alat harus selalu mengikuti data tanah, radius kerja alat, dan batas kebisingan proyek.
Proses Produksi Spun Pile: Mengapa Berbeda?
Yang membedakan spun pile dari elemen precast biasa adalah kombinasi prestressing, spinning process, dan steam curing dalam satu rantai produksi yang terkontrol.
01 Prestressing
Baja prategang ditension sebelum pengecoran untuk membentuk gaya tekan internal setelah beton mengeras.
02 Casting in Steel Mould
Beton dimasukkan ke cetakan silinder baja dengan kontrol dimensi dan komposisi mix design yang ketat.
03 Centrifugal Spinning
Cetakan diputar dengan kecepatan tinggi sehingga beton memadat maksimal dan kelebihan air bergerak ke arah rongga tengah.
04 Steam Curing
Perawatan uap panas di ruang curing atau autoclave mempercepat hidrasi semen sehingga kuat tekan target tercapai lebih cepat.
05 Finishing & QC
Setelah demoulding, dimensi, straightness, end plate, dan mutu visual diperiksa sebelum produk dinyatakan layak kirim.
Hasil akhirnya adalah beton dengan densitas tinggi, permeabilitas rendah, dan service life yang lebih panjang. Inilah alasan spun pile lebih tahan terhadap lingkungan basah atau agresif dibanding banyak elemen beton precast biasa.
Detail Sambungan (Jointing) - Titik Paling Kritis
Pada proyek dengan panjang tiang besar, spun pile disambung antar segmen menggunakan end plate baja pada masing-masing ujung. Dalam praktik lapangan, sambungan sering menjadi titik paling kritis yang harus diawasi.
End Plate Presisi
Plat ujung harus rata, presisi, dan bersih agar transfer gaya antar segmen berjalan penuh dan alignment tidak bergeser.
Full Circumference Welding
Pengelasan sambungan sebaiknya dilakukan keliling penuh agar sambungan bekerja mendekati kekuatan batang tiangnya.
Welder & Elektroda Sesuai
Kualitas sambungan sangat bergantung pada WPS, elektroda yang sesuai, serta welder yang kompeten dan tersertifikasi.
Kontrol Alignment
Sebelum driving dilanjutkan, cek kembali alignment, root gap, dan kualitas las. Sambungan yang buruk dapat menyebabkan eksentrisitas dan kerusakan saat pemancangan.
Kualitas sambungan harus diawasi sejak persiapan end plate, alignment antar segmen, sampai pengelasan selesai sebelum driving dilanjutkan.
Aspek yang Harus Diperhatikan Saat Penawaran
Jointing
Pastikan item sambungan, kebutuhan las, dan pengawasan field welding sudah masuk ke perhitungan metode kerja.
Logistik & Mobilisasi
Untuk diameter besar dan panjang panjang, biaya mobilisasi truk, trailer, crane, dan alat pancang sering menjadi komponen biaya terbesar.
Metode Pemancangan
Drop hammer, hydraulic hammer, atau jack-in harus dipilih berdasarkan data tanah, akses alat, kebisingan, dan daya dukung target.
Handling di Site
Semakin panjang segmen, semakin penting perhitungan lifting point, handling pile, dan ruang manuver alat saat unloading dan erection.
Spesifikasi Teknis Tiang Pancang Spun Pile
Tabel berikut menampilkan spesifikasi lengkap untuk PC Spun Pile (fc' = 52 MPa) dan PHC Spun Pile (fc' = 80 MPa), meliputi effective prestress, bending moment, allowable compression (PC-52 & PHC-80), decomp. tension, dan panjang standar.
| Size (mm) |
Tebal Dinding (mm) |
Luas Penampang (cm²) |
Berat Satuan (kg/m) |
Kelas | Data Prestress & Retak | Data Kelas & Breaking | Allowable Compression (kN) | Decomp. Tension (kN) |
Panjang (m) |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Eff. Prestress (MPa) |
Bending Moment (kN.m) |
Kelas | Bending Moment (kN.m) |
PC-52 | PHC-80 | ||||||||||
| Crack | Nominal | Crack | Break | (kN) | PC-52 | PHC-80 | |||||||||
| 300 | 60 | 452 | 113 | A1 | 4,89 | 24,5 | 36,9 | A2 | 24,5 | 36,8 | 717 | 1120 | 221 | 288 | 6–13 |
| A2 | 6,37 | 26,9 | 50,6 | A3 | 29,4 | 44,1 | 698 | 1100 | 288 | 6–13 | |||||
| A3 | 7,75 | 29,4 | 60,4 | B | 34,3 | 61,8 | 581 | 1070 | 410 | 288 | 6–15 | ||||
| B | 11,45 | 39,2 | 83,8 | C | 39,2 | 78,4 | 636 | 1040 | 518 | 288 | 6–15 | ||||
| 350 | 65 | 582 | 145 | A1 | 3,87 | 34,3 | 48,8 | A1 | 34,3 | 51,5 | 937 | 1410 | 240 | 294 | 6–13 |
| A2 | 5,08 | 39,2 | 62,2 | B | 41,2 | 61,8 | 884 | 1390 | 340 | 294 | 6–15 | ||||
| A3 | 6,62 | 44,1 | 73,8 | A2 | 43,1 | 88,3 | 867 | 1390 | 485 | 6–16 | |||||
| B | 8,34 | 58,8 | 121,7 | C | 58,8 | 117,8 | 820 | 1370 | 631 | 294 | 6–16 | ||||
| 400 | 75 | 766 | 191 | A1 | 3,92 | 44,1 | 73,8 | A1 | 41,2 | 61,8 | 1214 | 1910 | 369 | 6–13 | |
| A2 | 4,82 | 54,0 | 89,4 | A2 | 53,9 | 80,9 | 1214 | 1910 | 480 | 502 | 6–13 | ||||
| A3 | 6,03 | 68,6 | 118,2 | B | 73,5 | 95,6 | 1128 | 1810 | 585 | 6–17 | |||||
| C | 10,96 | 88,3 | 183,8 | C | 88,3 | 176,5 | 1087 | 1770 | 839 | 6–17 | |||||
| 450 | 80 | 930 | 232 | A1 | 3,49 | 73,5 | 122,0 | A1 | 73,5 | 110,3 | 1494 | 2240 | 450 | 311 | 6–15 |
| A2 | 4,22 | 83,4 | 139,1 | A2 | 98,1 | 194,2 | 1405 | 2240 | 705 | 6–15 | |||||
| A3 | 7,58 | 98,1 | 186,3 | B | 107,9 | 146,1 | 1373 | 2240 | 826 | 6–15 | |||||
| B | 10,22 | 122,6 | 260,0 | C | 122,6 | 245,2 | 1316 | 2240 | 1043 | 6–18 | |||||
| 500 | 90 | 1.159 | 290 | A1 | 4,49 | 103,0 | 159,9 | A1 | 103,0 | 154,4 | 1848 | 2900 | 521 | 6–16 | |
| A2 | 5,11 | 122,6 | 210,9 | A2 | 122,6 | 196,2 | 1794 | 2840 | 800 | 6–16 | |||||
| A3 | 7,33 | 137,3 | 205,9 | A3 | 137,3 | 205,8 | 1759 | 2770 | 850 | 6–16 | |||||
| B | 8,38 | 147,2 | 283,0 | B | 147,1 | 264,8 | 1726 | 2770 | 971 | 6–19 | |||||
| 600 | 100 | 1.571 | 393 | A1 | 4,63 | 176,4 | 251,4 | A1 | 176,4 | 250,1 | 2514 | 3940 | 649 | 672 | 6–17 |
| A2 | 5,30 | 196,0 | 279,0 | A2 | 196,0 | 279,4 | 2476 | 3810 | 1136 | 6–17 | |||||
| A3 | 7,23 | 215,8 | 409,7 | A3 | 215,7 | 323,6 | 2388 | 3810 | 1136 | 6–17 | |||||
| B | 10,89 | 166,4 | 353,5 | B | 244,1 | 441,3 | 2336 | 3810 | 1330 | 6–21 | |||||
| 800 | 120 | 2.564 | 641 | A1 | 4,64 | 392,4 | 594,7 | A1 | 392,4 | 588,4 | 4078 | 6410 | 1189 | 6–20 | |
| A2 | 6,19 | 451,0 | 745,2 | A2 | 451,0 | 676,6 | 3840 | 6320 | 1609 | 6–20 | |||||
| A3 | 7,11 | 500,3 | 896,4 | A3 | 500,1 | 750,2 | 3809 | 6120 | 2184 | 6–21 | |||||
| B | 8,52 | 539,6 | 1044,0 | B | 539,3 | 970,8 | 3809 | 6120 | 2184 | 6–24 | |||||
| 1000 | 140 | 3.782 | 946 | A1 | 4,71 | 735,8 | 1123,0 | A1 | 735,8 | 1193,0 | 6009 | 9360 | 2111 | 6–23 | |
| A2 | 5,58 | 804,4 | 1316,0 | A2 | 804,1 | 1206,1 | 5921 | 9360 | 2580 | 6–23 | |||||
| A3 | 8,20 | 912,3 | 1591,0 | A3 | 912,0 | 1386,7 | 5794 | 9050 | 3094 | 6–24 | |||||
| B | 10,46 | 1177,0 | 2372,0 | C | 1176,7 | 2353,4 | 5422 | 8810 | 3956 | 6–24 | |||||
| 1200 | 150 | 4.948 | 1.237 | A1 | 4,8 | 1176,0 | 1816,0 | A1 | 1176,0 | 1912,2 | 7675 | 12160 | 3023 | 6–24 | |
| A2 | 5,82 | 1274,8 | 2116,0 | A2 | 1274,8 | 2132,8 | 7538 | 11670 | 4686 | 6–18 | |||||
| A3 | 7,14 | 1422,0 | 2640,0 | A3 | 1421,9 | 2132,8 | 7538 | 12010 | 3533 | 6–18 | |||||
| B | 10,85 | 1962,0 | 3999,0 | A4 | 1961,2 | 3922,4 | 7041 | 11470 | 5369 | 6–18 | |||||
Catatan: (1) Alternative Pile shoe tersedia: Mamira shoe (close end) atau cross fin shoe. (2) Perhitungan handling pile harus dilakukan saat panjang melebihi standar. (3) Kekuatan tekan beton dapat disesuaikan berdasarkan spesifikasi kebutuhan proyek.
Keunggulan Spun Pile PC / PHC
Beton Sangat Padat
Spinning process menghasilkan beton berpori rendah, lebih kedap air, dan lebih stabil terhadap lingkungan agresif.
Kapasitas Struktural Tinggi
Prestressing dan spiral reinforcement membuat spun pile unggul untuk beban aksial besar dan momen lentur saat driving.
Mutu Pabrik Konsisten
Kontrol kualitas pabrik lebih konsisten daripada cor di tempat untuk parameter kuat tekan, dimensi, dan straightness.
Pekerjaan Lapangan Lebih Cepat
Tiang dikirim dalam kondisi siap pasang sehingga progres lapangan dapat dipercepat dan jadwal proyek lebih mudah dikendalikan.
Diameter dan Kelas Lengkap
Tersedia dari Ø300 sampai Ø1200 dengan kelas A1, A2, A3, B, hingga C untuk berbagai tipe proyek.
Durabilitas Tinggi
Cocok untuk area tanah lunak, rawa, pantai, dan lingkungan dengan kelembaban tinggi yang menuntut umur pakai panjang.
Aplikasi Tiang Pancang Spun Pile
High-Rise Building
Gedung bertingkat tinggi, apartemen, hotel, rumah sakit, dan bangunan dengan beban aksial besar.
Jembatan dan Flyover
Abutment, pier, oprit jembatan, serta struktur transportasi yang membutuhkan pondasi dalam dan stabil.
Dermaga dan Waterfront
Pelabuhan, jetty, dolphin, retaining structure waterfront, dan fasilitas pesisir dengan paparan air asin.
Pabrik dan Gudang
Bangunan industri, gudang logistik, plant, silo, dan fasilitas produksi dengan kolom dan mesin berat.
Infrastruktur Linear
Jalan tol, rel, utilitas bawah tanah, drainase besar, dan struktur penunjang transportasi regional.
Tower dan Struktur Khusus
Tower transmisi, menara telekomunikasi, tangki, conveyor support, dan struktur dengan kombinasi beban tekan dan lateral.
Perbandingan Cepat: Spun Pile vs Bored Pile
Untuk membantu klien memilih sistem pondasi yang tepat, berikut gambaran praktis perbedaan umum antara spun pile precast dan bored pile cor di tempat.
| Fitur | Spun Pile (Pancang) | Bored Pile (Cor Lapangan) |
|---|---|---|
| Kontrol Mutu | Sangat ketat karena diproduksi di pabrik | Lebih variabel, tergantung tim dan kondisi lapangan |
| Kecepatan | Cepat pada tahap supply dan driving | Lebih lambat karena bor, cage, cor, dan waktu setting |
| Kondisi Tanah | Sangat baik untuk tanah lunak hingga menengah dan kedalaman besar | Sering dipilih untuk tanah keras, batu, atau area yang sulit dipancang |
| Kebisingan | Tinggi pada metode hammer, rendah pada jack-in | Relatif lebih rendah karena tanpa pukulan |
| Mobilitas | Perlu akses trailer, crane, dan alat pancang | Alat lebih ringkas, tetapi pekerjaan site lebih kompleks dan kotor |
Butuh penawaran?
Hubungkan spesifikasi proyek anda dengan supply dan metode kerja yang paling realistis.
Kirim ringkasan kebutuhan (produk, luasan atau volume, lokasi, jadwal, dan kondisi site). Tim kami membantu memetakan material serta metode kerja yang relevan.
